Tekan Proyek dan Kontraktor Koruptif – Pengadaan barang dan jasa diproyeksikan secara terbuka dan bisa diakses semua orang melalui aplikasi. keterbukaan ini untuk menekan praktik culas atau korupsi, ketika berlangsung pengadaan barang dan jasa yang dilakukan Pemkab Bojonegoro itulah yang dikutip dari Radar Dander-Kapas Jawa Pos pada Jum’at 23 Maret 2018.

Karena di pengadaan barang dan jasa ini rawan yang terjadinya praktik korupsi dan  suap. dengan adanya aplikasi BOS(Bojonegoro Open System) masyarakat dapat mengawasi secara langsung. Di Bojonegoro terdapat satu perkara dugaan suap dari pengurusan pengadaan barang dan jasa proyek kantor kecamatan Sukosewu.

Kepolisian Menetapkan 2 tersangka yakni Eks Kasi Pemerintahan PEmkab Bojonegoro Supi Haryono dan Siti Marfuah, rekanan/kontraktor. kini kejaksaan negeri (Kejari) setempat memproses keduanya.

Asisten 1 Setda Pemkab Bojonegoro Joko Lukito mengatakan, kemajuan di bidang teknologi menghauskan siapapun siap dengan keterbukaan. Karena itu, Pemkab Bojonegoro meluncurkan aplikasi pengadaan barang dan jasa yang bisa dipantau masyarakat secara langsung.

Tujuannya adalah untuk menekan adanya tindakan korupsi berbasis pengadaan barang dan jasa. “Saat ini mengharuskan siapapun untuk terbuka, tujuannya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat.” katanya sesuai pembukaan Bimtek Pengelolaan aplikasi Bojonegoro Open System (BOS) pada tanggal 22 maret kemarin.

Joko mengatakan keberadaan aplikasi pengadaan barang dan jasa ini harus dimaksimalkan. Sebab, tidak hanya bermanfaat bagi pemerintah, tapi juga masyarakat. alasannya, berbagai macam kegiatan pengadaan bisa diawasi dengan mudah.

Tentu, dampaknya Kontraktor yang berbuat curang dan membangun secara asal-asalan, bisa dimonitor denga mudah. “misalnya ada kontraktor yang bilan pekerjaan sudah selesai tapi belum, Masyarakat sekitar dapat dengan mudah membuktikannya”. Tegasnya.

Sumber-Radar Dander-Kapas Jawa Pos, Jum’at 23 Maret 2018 di halaman 22.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *